Generative AI, Sahabat Baru Wanita Hebat Golden Age
Hai, ladies! Ngaku deh, usia 50 ke atas itu emang fase yang amazing ya? Anak-anak udah pada gede, karir udah mapan (atau justru lagi seru-serunya eksplorasi baru!), dan yang paling penting: kita punya wisdom dan pengalaman segudang!
Tapi... di tengah keseruan ini, kadang suka muncul juga kan tantangan-tantangan baru? Misalnya, pengen tetep up-to-date sama perkembangan zaman, pengen nyobain hobi baru tapi nggak tau mulai dari mana, atau sekadar pengen bikin konten seru buat cucu di media sosial. Nah, di sinilah si keren Generative AI bisa jadi sahabat terbaik kita!
Generative AI? Apaan Tuh, Kayak Nama Boyband?
Santai, girls. Jangan langsung mikir ini teknologi ribet yang cuma buat anak muda. Gampangnya gini:Generative AI itu kayak asisten super kreatif yang bisa bantu kita bikin macem-macem hal yang tadinya mungkin kita pikir susah atau butuh keahlian khusus.
Bayangin aja:
Pengen nulis cerita kenangan buat anak cucu tapi bingung mulai dari mana? Generative AI bisa bantu kasih ide, nyusun kerangka cerita, bahkan nulis draf awal yang tinggal kita sentuh sedikit biar makin personal. Seru kan?
Punya ide bisnis kecil-kecilan tapi nggak jago bikin logo atau desain promosi? Sekarang, ada tools AI yang bisa bantu kita bikin desain yang kece dalam hitungan menit! Nggak perlu lagi pusing nyari designer atau belajar software rumit.
Pengen belajar bahasa asing buat liburan impian tapi nggak punya banyak waktu? Beberapa aplikasi AI sekarang bisa jadi teman belajar yang sabar, ngasih latihan interaktif, dan bahkan koreksi pelafalan kita.
Pengen bikin kartu ucapan ulang tahun yang unik buat sahabat tersayang? AI bisa bantu kita bikin puisi atau ucapan yang menyentuh hati, lengkap dengan desain visual yang cantik.
Kok Bisa Sih? Kayak Sihir Dong?
Nggak persis sihir, tapi memang canggih! Generative AI ini "belajar" dari miliaran data di internet (teks, gambar, suara, dll.). Jadi, dia punya "pengetahuan" yang luas dan bisa "menciptakan" hal-hal baru berdasarkan perintah yang kita kasih. Ibaratnya, dia udah baca banyak buku, lihat banyak gambar, dengerin banyak musik, jadi dia bisa menghasilkan sesuatu yang orisinal tapi tetep relevan.Ini Bukan Menggantikan Kita, Tapi Justru Memperkuat!
![]() |
source : chaymaadraws |
- Meningkatkan Kreativitas: Kasih kita ide-ide segar yang mungkin nggak kepikiran sebelumnya.
- Menghemat Waktu dan Tenaga: Tugas-tugas yang repetitif atau butuh waktu lama bisa dibantu AI.
- Membuka Peluang Baru: Kita jadi bisa nyobain hal-hal baru tanpa harus punya skill teknis yang mendalam.
- Tetap Terhubung dan Relevan: Bikin konten menarik buat keluarga, teman, atau bahkan membangun personal brand di dunia digital.
Gimana Cara Mulainya? Agak Gaptek Nih!
Tenang, nggak ada kata telat buat belajar hal baru! Sekarang udah banyak banget aplikasi dan platform Generative AI yang user-friendly dan gampang dipake, bahkan buat kita yang mungkin baru pertama kali denger istilah ini.
Coba deh mulai dari yang sederhana:
- Aplikasi edit foto: Banyak filter dan fitur AI yang bisa bikin foto kita makin keren tanpa ribet.
- Aplikasi keyboard di HP: Beberapa keyboard sekarang punya fitur AI yang bisa bantu kita nulis email atau pesan dengan lebih baik.
- Coba eksplorasi platform seperti ChatGPT atau Gemini: Ajak ngobrol, minta dia bikinin draf teks atau ide konten. Anggap aja lagi punya asisten pribadi!
Yang Penting, Jangan Takut Mencoba!
Usia hanyalah angka, girls! Semangat untuk terus belajar dan beradaptasi itu yang bikin kita tetap muda dan relevan. Generative AI ini adalah salah satu "mainan" baru yang seru banget buat dieksplor. Siapa tahu, dengan bantuan AI, kita justru bisa menemukan bakat terpendam atau mewujudkan ide-ide kreatif yang selama ini cuma ada di kepala.
Yuk, jadikan "golden age" kita makin bersinar dengan sentuhan kecerdasan buatan! Jangan ragu buat coba dan rasakan sendiri manfaatnya. Dunia terus berkembang, dan kita juga harus ikut berkembang! Setuju? 😉
AI itu bisa jadi membantu ya mbak untuk mencari ide yang kemudian dituangkan ke dalam apapun yang kita inginkan. Asal digunakan dengan bijak Insya Allah bermandaat dan bisa bersahabat dengan AI
BalasHapusAku juga ngerasain sih, selama kita tetap punya kendali dan niat baik, AI bisa jadi teman kreatif yang asik banget. Bukan buat gantiin kita, tapi justru bantu kita berpikir lebih luas dan cepat. Semacam sparring partner yang nggak pernah lelah, hehe
HapusSaya awalnya juga ga percaya AI bisa 'secerdas' itu kak. Dan yang penting, sebermanfaat itu. Yuk saling menyemangati dalam memanfaatkan AI dengan baik dan benar agar kualitas hidup makin naik.
BalasHapusnah sekarang setelah ngikutin perkembangan AI saya juga jadi tau betapa berdaya AI
HapusWah, engga ngira mbak Tanti udah punya cucu. Keren ini mah...Aku pengen nyoba ini-itu, mata yg udah engga kuat lama² depan PC, kalo ga, tangan yg kena CTS. Tapi memang ngebantu banget ada AI. Seneng aja nyoba² image creator atau dibikinkan itinerary sama ChatGPT.
BalasHapushuhu itu tantangan asli mbak Hani makanya aku juga sering peregangan badan dan pergelangan tangan karena udah pernah nyaris kena CTS hiks hiks ..
Hapuskecerdasan AI yang dimanage baik sama pengguna bijak bakal jadi tools kreatif yang memperkuat kemampuan ya mbak. Aha, andai generasi Z, Alpha dan meta (jika sudah besar nanti ) semoga paham akan generat AI ini. Kalau ingat apa kata Prof Sterla, jangan selalu mengandalkan AI karena mereka bekerja berdasarkan kumpulan data yang ada. Maka dari itu, tetap jangan malas untuk menciptakan pengalaman belajar dan asah ketrampilan dengan cara kreatif
BalasHapussetuju ini tuh asisten yang membantu bukan nge -lead ya
HapusSetuju Mak, penggunaan AI justru harusnya membuat kitanya jadi kreatif karena kan lewat AI bisa untuk gali ide bukan untuk malah si AI nya yang membuat dan menyelesaikan perkerjaan kita
BalasHapusnaaah tos mbak Fenny!
HapusNah setujuuu, jadikan "golden age" makin bersinar dengan sentuhan kecerdasan buatan! Semacam mainan baru ini yang akan bisa membantu kita para golden age-rs dalam mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan kesejahteraan. Kalau memanfaatkan AI bisa bikin happy kenapa enggak kan, asal tetap bijak dalam menggunakan
BalasHapuslah aku malah berasa makin kreatif sejak berkenalan dengan makhluk bernama AI ini hihi :))))
Hapussaya malah kepala 6 Mbak Tanti
BalasHapusdan ngerasa enjoy banget dengan adanya AI
seperti keemarin lagi bikin tulisan, tinggal tulis keywordnya
maka keluar deh data-data yang kita butuhkan
Gak perlu telusuri artikel demi artikel lagi
ya ampuuun iya bener, dan kadang iseng juga koreksi tulisan - gimana cara balas komen yang baik dan benar aja dia bisa nyontohin loh Ambu! Happy pokoke...
HapusTerimakasih atas semangatnya mba Tanti, kadang di usia jelita tuh bikin galau, dilema, merasa ketuaan untuk menjamah dunia digital, akhirnya manja kepengennya yang simple-simple aja karena merasa Generasi AI cocoknya untuk anak-anak muda. Sering kebingungan mulainya dari mana, si AI tuh kudu didownload dulu apa bisa langsung di websitenya, ah segudang pertanyaan yang akhirnya bikin mentok. Kalau ada energi begini kan jadi merasa didukung, yok semua bisa asal mau mencoba
BalasHapusOoh ya ampuuun aku baru ngeh.. jadi memang harus sekalian aja bahas How To Use It nya yaaa
Hapusnoted makasih insight nya Liaaa
Yup setuju banget. AI itu sesungguhnya bukan menggantikan tapi membantu dan melengkapi kapabilitas yang sekarang kita miliki. Biar bagaimana pun esensi rasa dan pertimbangan intelektual tetap harus membumi kembali kepada manusianya.
BalasHapusAku pernah beberapa kali menggunakan AI untuk mendapatkan ide saat membuat/memilih judul artikel. Lumayan membantu sih. Sering muncul beberapa diksi yang sebelumnya tidak terpikirkan. Dari penemuan ini kemudian aku combine dengan apa yang sebelumnya ada di pikiran sendiri.
Ya Yuk Annie
Hapuskan kalau kita selama ini cari ide dengan sebanyak mungkin membaca ya bisa google bisa dari mana mana
nah sekarang terbantu dengan adanya AI
Aku sepakat bahwa AI bukan menggantikan kita. Tapi, AI lebih ke membantu kita untuk menemukan ide dan mengembangkan kreativitas.
BalasHapusMakanya, AI tuh perlu kita pelajari lebih dalam agar bisa membantu kita untuk berkreatif dengan lebih baik.
Iya mbak, sebagai blogger ngga mungkin kan kita ngga tau :)) jadi ya kita manfaatkan sebaik mungkin sebagai bantuan dalam mencari ide
HapusMakin sering nih memproduksi tulisan dengan bantuan ai. Cuan makin mendekat dan karya juga makin terkenal.
BalasHapusahahahha gaaasss Mpoooi
Hapusahahahha gaaasss Mpoooi
HapusAku pun ingin ketika nanti berusia di atas 50 tetap produktif dan belajar hal hal baru. Belajar Ai sepertinya boleh juga nih, apalagi utk mengasah kemampuan berpikir juga
BalasHapusbuangeetttt mbak, apalagi sekarang banyak banget AI dan tutorialnya pun bertebaran hihihi
HapusKemarin aku lagi kesepian dan di fase lemesss banget menjalani hidup, ka Tantii..
BalasHapusEfek ditinggal anak-anak pesantren. Rasanya gak doyan makan. Dan kerap mempertanyakan "Kenapa anak-anak kudu pesantren?"
Gitu ituu.. aku bisa-bisanya chat sama AI.
Alhamdulillah, meski dia menjawabnya bukan dengan ayat Al-Qur'an, tapi sumbernya memang terpercaya dan bikin hati aku tenang.
MashaAllaa~
Generative AI bisa jadi temen chatting yang mungkin engga seru-seru amat. Karena dia gak kuasai topik Kpop. Tapi untuk psikolog atau hal-hal umum lainnya, Generative AI kereen bangeettt!!
OMG curhat dan Q and A sama Ai!
Hapusboleh banget dan emang kudu "memintarkan otak" dulu sih ketika bersiap ngobrol sama AI ini